top of page
  • Instagram Nutapos - Aplikasi Kasir Kuliner
  • Nutapos - Aplikasi Kasir Kuliner
  • LinkedIn
  • YouTube Nutapos - Aplikasi Kasir Kuliner
  • TikTok Nutapos - Aplikasi Kasir Kuliner

20 Ide Usaha Jajanan Pasar, Modal Kecil dan Harga Jual Ribuan!

Diperbarui: 7 hari yang lalu


Contoh jajanan pasar gorengan pada etalase supermarket
Contoh jajanan pasar gorengan pada etalase supermarket

Memiliki modal yang kecil bukanlah kendala untuk membuka bisnis kuliner. Anda bisa memulai dari menjalankan usaha jajanan pasar.


Di Indonesia, jajanan pasar memiliki tempat tersendiri di dalam memori masyarakatnya. Banyak dari kita yang merengek minta dibelikan jajanan ini sewaktu kecil ikut orang tua ke pasar, iyakan?


Ditambah dengan momen bulan Ramadan, di mana hampir di setiap jalan besar atau lokasi strategis, akan selalu ada stan yang menawarkan aneka ragam jajanan manis, asin, dan tradisional.


Jika Anda tertarik untuk memulai usaha ini, simak penjelasannya di bawah. Artikel nutapos kali ini akan menjabarkan secara lengkap, dari alasan memilih jenis usaha ini, cara mengelola biaya, sampai 20 ide usaha jajanan yang dapat Anda coba!

Daftar Isi

Mengapa Memilih Usaha Jajanan Pasar?

  1. Permintaan Pasar yang Selalu Ada

  2. Skema Penjualan Bisa Disesuaikan

  3. Pilihan Menu Sangat Beragam

  4. Modal Awal Terjangkau


Cara Mengelola Biaya Operasional dari Modal Awal


20 Ide Usaha Jajanan Pasar dengan Modal Kecil

  1. Tahu Goreng Crispy

  2. Singkong Keju

  3. Bakwan

  4. Keripik Pisang

  5. Aneka Puding

  6. Pempek

  7. Lemper

  8. Klepon

  9. Lumpia Basah

  10. Pukis

  11. Kue Lapis

  12. Putu Ayu

  13. Onde-Onde

  14. Apem

  15. Otak-Otak

  16. Es Lilin

  17. Kue Cucur

  18. Donat Kentang

  19. Getuk Lindri

  20. Bakpia


Contoh Strategi Pemasaran untuk Usaha Jajanan Pasar

  1. Kerja Sama dengan Komunitas Lokal

  2. Gunakan Strategi Word of Mouth

  3. Pemasaran Visual di Lokasi

  4. Pemasaran Sederhana Melalui Media Sosial

  5. Berikan Sampel Gratis

  6. Penawaran dan Promosi Spesial


Kesimpulan


Mengapa Memilih Usaha Jajanan Pasar?

Jangan salah, usaha jajanan ini memiliki potensi tinggi untuk mendatangkan keuntungan besar. Berikut 4 alasannya:


1. Permintaan Pasar yang Selalu Ada

Jajanan pasar memiliki target pasar yang luas; hampir seluruh kalangan masyarakat.


Dengan demikian, permintaan akan jajanan ini stabil dan tinggi, terutama di waktu pagi hingga siang hari.


2. Skema Penjualan Bisa Disesuaikan

Jajanan pasar dapat Anda jual dengan berbagai skema. Anda bisa berjualan langsung di pasar, dari rumah, membuka stan di pinggir jalan, atau katering.


Pilih saja mana yang paling sesuai dengan kondisi keuangan Anda sekarang dan target pasar di area yang dituju.


Terlebih lagi, usaha ini bisa dilakukan oleh siapa saja, baik mahasiswa, pekerja, atau ibu rumah tangga.


3. Pilihan Menu Sangat Beragam

Anda tidak perlu bingung mencari ide produk makanan. Sebab, ada puluhan pilihan dan Anda bisa berkreasi sepuas mungkin ketika mencoba resepnya.


Satu jajanan pun bisa diberikan berbagai topping, isi, atau tampilan yang beragam. Semua tergantung dengan keterampilan Anda dan preferensi calon pelanggan seperti apa.


4. Modal Awal Terjangkau

Kebutuhan modal awal dalam usaha ini juga tergolong murah, bisa kurang dari 7 juta rupiah.


Apabila modal awal Anda sangat terbatas, tinggal sesuaikan saja skema penjualan dan jumlah jajanan yang ingin dibuat.


Cara Mengelola Biaya Operasional dari Modal Awal

Mari kita langsung masuk ke contoh fiktifnya saja mengenai kemungkinan biaya operasional yang Anda butuhkan.


Semisal, Anda memiliki uang Rp5.000.000 untuk membuka usaha jajanan pasar, maka rincian biayanya:


Bahan Baku:

  • Tepung terigu: 10 kg x Rp10.000 = Rp200.000

  • Ragi instan: 5 kg x Rp Rp40.000 = Rp200.000

  • Telur: 3 karpet x Rp25.000 = Rp75.000

  • Gula pasir: 10 kg x Rp 12.000 = Rp 120.000

  • Minyak goreng: 5 liter x Rp 14.000 = Rp 70.000

  • Total Bahan Baku: Rp 665.000


Peralatan:

  • Kompor gas: Rp550.000

  • Panci besar: Rp200.000

  • Wajan: Rp150.000

  • Capit, spatula, pisau, & cetakan kue: Rp150.000

  • Total Peralatan: Rp 1.050.000


Biaya Tetap:

  • Sewa tempat per bulan: Rp1.000.000

  • Tenda: Rp400.000

  • Promosi awal (spanduk, flyer, media sosial): Rp200.000

  • Total Modal Terpakai: Rp3.315.000


Dari contoh di atas, uang modal Anda masih memiliki sisa 1 juta lebih. Uang ini bisa Anda manfaatkan untuk membeli keperluan lainnya, seperti plastik kemasan, topping kue, kelapa parut, sayuran, dan lainnya.


Apabila perhitungan pada contoh melewati modal awal, Anda bisa memangkas hal yang tidak terlalu diperlukan dan mencari alternatif lain, seperti:


  • Membeli bahan baku grosir atau berlangganan ke supplier lokal.

  • Menggunakan peralatan dapur dan perabotan yang sudah ada.

  • Riset dan bandingkan harga diskon peralatan di platform e-commerce.

  • Mengajak tetangga, teman, atau anggota keluarga untuk kolaborasi.

  • Mengurangi ragam jajanan pasar yang ingin dijual.

  • Mulai berjualan di rumah atau menitipkannya pada kios lain.


20 Ide Usaha Jajanan Pasar dengan Modal Kecil

Jajanan pasar Indonesia menawarkan berbagai macam pilihan yang menggugah selera dan melukiskan kekayaan kuliner nusantara, dari yang manis, asin, tradisional, sampai sehat!


Berikut 20 macam ide bisnis jajanan pasar beserta penjelasan singkat dan resepnya:


1. Tahu Goreng Crispy

Jajanan pasar asin ini memiliki tekstur yang renyah di luar tetapi lembut di dalam. Tahu yang digunakan merupakan tahu putih, berbentuk kotak atau persegi panjang. Proses membuatnya:


  • Iris tahu ke ukuran yang Anda inginkan.

  • Rendam tahu ke dalam larutan garam, sekitar 1 jam. Tujuannya agar rasa lebih meresap dan menghilangkan kelembapan dari tahu, supaya lebih renyah dan crispy ketika digoreng.

  • Buat adonan tepung dari campuran tepung terigu, tepung tapioka, dan tepung beras (perbandingan pemakaian 4,5:3,5:2). Tambahkan bumbu penyedap seperti bawang putih bubuk, merica, dan ketumbar.

  • Celup dan lapisi tahu ke adonan tepung, satu atau dua kali. Pastikan lapisan tidak terlalu tebal, agar tahu goreng crispy tidak keras.

  • Langsung goreng dalam minyak panas hingga berwarna keemasan dan teksturnya renyah.


2. Singkong Keju

Singkong atau ubi kayu adalah bahan makanan pokok di banyak daerah di Indonesia dan bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan.


Salah satu contohnya camilan yang menggabungkan kelezatan singkong rebus dengan lelehan keju yang gurih. Untuk membuatnya:


  • Kupas dan potong singkong, lalu direbus dalam air mendidih sampai empuk.

  • Setelah matang, tiriskan dan letakkan di atas piring saji.

  • Taburkan keju parut—biasanya keju cheddar atau mozzarella—di atas singkong panas sehingga keju meleleh akibat panasnya singkong.


Singkong keju juga cocok ditambahkan margarin atau susu kental manis untuk menambah varian rasa.


3. Bakwan

Bakwan adalah jenis jajanan pasar yang paling populer di Indonesia! Apalagi untuk jadi camilan ketika hujan dan sore hari.


Bakwan terbuat dari adonan; isinya ada kol, wortel, dan daun bawang dicampur dengan tepung terigu dan bumbu penyedap seperti garam dan bawang putih. Adonan kemudian digoreng dalam bentuk bulat pipih.


4. Keripik Pisang

Keripik pisang adalah camilan yang digemari di banyak daerah di Indonesia, terbuat dari pisang yang diiris tipis dan digoreng hingga renyah.


Ada banyak varietas pisang di Indonesia, namun yang paling sering digunakan untuk membuat keripik pisang adalah pisang kepok.


Soalnya pisang kepok memiliki tekstur yang keras dengan kadar air yang rendah, jadi lebih cocok untuk digoreng. Berikut langkah pembuatannya:


  • Kupas pisang dan iris tipis-tipis.

  • Rendam irisan tersebut dalam larutan air garam, sekitar 15 - 30 menit.

  • Lalu tiriskan, dan langsung goreng dalam minyak panas hingga kering.


Keripik pisang bisa disajikan tanpa atau dengan tambahan rasa, seperti gula, cokelat, dan madu.


5. Aneka Puding

Aneka puding bisa sangat variatif, sekaligus mencerminkan kekayaan bahan lokal dan preferensi rasa lokal.


Puding di Indonesia umumnya dibuat dari berbagai bahan dasar, seperti agar-agar, gelatin, atau tepung maizena, dan sering ditambah dengan santan, susu, atau jus buah.


Puding biasanya memiliki rasa buah, cokelat, vanili, atau pandan, dengan tambahan topping seperti buah segar, saus cokelat, atau keju parut.


Dalam proses pembuatannya, panaskan bahan cair dengan gula dan bahan pengental hingga mendidih, kemudian campuran tersebut dituang ke dalam cetakan dan didinginkan hingga mengeras.


6. Pempek

Pempek adalah makanan khas Palembang, Sumatera Selatan, yang terbuat dari adonan ikan dan tepung sagu. Ikan tenggiri merupakan yang paling umum digunakan.


  • Ikan tenggiri yang halus kemudian dicampur dengan air, garam, dan tepung sagu untuk membentuk adonan yang kenyal.

  • Adonan ini bisa diubah menjadi berbagai bentuk, termasuk pempek kapal selam isi telur, pempek lenjer, pempek bulat, dan ada'an.

  • Setelah dibentuk, pempek dikukus atau direbus hingga matang dan kemudian digoreng sebelum disajikan.

  • Pempek disajikan dengan kuah cuko, saus khas yang dibuat dari cuka, gula, dan cabai.


7. Lemper

Lemper umumnya disajikan sebagai camilan atau makanan pendamping dalam acara. Jajanan pasar tradisional ini terbuat dari beras ketan yang dipadatkan; lalu, diisi daging yang telah dibumbui.


Isiannya bisa daging ayam yang dicincang dan dimasak dengan santan dan bumbu rempah-rempah seperti bawang putih, ketumbar, dan serai.


Lemper dibungkus dengan daun pisang untuk menjaga kelembapan dan menambahkan aroma khas saat dikukus.


8. Klepon

Ketika digigit, klepon mengeluarkan rasa manis dari gula merah yang menyatu dengan gurihnya kelapa.


Terbuat dari tepung ketan, klepon memiliki bentuk bulat kecil yang diisi oleh gula merah leleh dan dilapisi kelapa parut. Dalam proses membuatnya:


  • Tepung ketan dicampur dengan air dan pewarna alami dari jus daun pandan yang memberikan warna hijau serta aroma khas.

  • Adonan dibentuk menjadi bola kecil, diisi dengan potongan gula merah, lalu direbus dalam air mendidih hingga mengapung.

  • Setelah matang, klepon digulingkan di atas kelapa parut yang telah dikukus sehingga menempel pada permukaannya.


9. Lumpia Basah

Kulit dari lumpia basah tetap lembut, tidak seperti yang digoreng. Isinya terdiri dari campuran berbagai sayur seperti wortel, kol, dan rebung yang telah ditumis.


Terkadang, ada pula tambahan daging ayam atau udang. Lumpia dibungkus dengan kulit tipis yang terbuat dari tepung beras. Biasanya, ada saus sambal, kacang, atau cuka yang memperlengkap rasa lumpia basah.


10. Pukis

Jajanan pasar manis satu ini mempunyai tekstur yang lembut namun sedikit kenyal, hampir mirip dengan pancake!


Pukis masih populer sebagai camilan di sore hari dan sering ditemukan di pasar-pasar tradisional.


Pukis biasanya dibuat dari campuran tepung terigu, telur, gula, santan, dan ragi yang dibiarkan mengembang untuk menciptakan tekstur yang spongy.


Adonan pukis lalu dituangkan ke dalam cetakan setengah bulan dan dipanggang di atas api kecil hingga matang.


Anda bisa menawarkan berbagai macam topping seperti coklat, keju, atau kacang, membuat pukis lebih menarik dan lezat.


11. Kue Lapis

Seperti pelangi, kue lapis juga punya lapisan-lapisan tipis dengan beragam warna. Kue lapis sering disajikan dalam berbagai perayaan atau sebagai oleh-oleh.


Kue ini dibuat dengan mencampurkan tepung beras, santan, gula, dan kadang ditambah dengan pasta pandan, agar aromanya lebih keluar.


Kemudian, setiap lapisan harus dimasak satu per satu di atas kukusan; ketika sudah mengeras, baru lapisan selanjutnya dapat ditambahkan.


12. Putu Ayu

Putu ayu adalah kue tradisional Indonesia yang dibuat dari campuran tepung terigu, telur, gula, dan santan. Lalu, dikukus dalam cetakan khusus yang memberikan bentuk bunga.


Sebelum adonan dituangkan, dasar cetakan ditaburi kelapa parut yang telah dicampur dengan sedikit garam, untuk memberikan lapisan gurih di dasar kue.


Setelah dikukus, kue ini memiliki tekstur yang lembut dan basah dengan bagian atas yang manis dan dasar yang gurih.

Aneka jajanan pasar yang dijual di pasar tradisional Indonesia
Aneka jajanan pasar di pasar tradisional Indonesia

Putu ayu umumnya berwarna hijau karena penambahan jus daun pandan, dan populer sebagai camilan di pagi atau sore hari. Ideal untuk usaha jajanan pasar Anda!


13. Onde-Onde

Jajanan pasar tradisional onde-onde juga populer di Indonesia, khususnya di Jawa. Tekstur kenyal onde-onde berasal dari tepung ketan. Cara membuatnya dimulai dengan:


  • Mengolah kacang hijau yang direbus dan dihaluskan menjadi pasta.

  • Tepung ketan dicampur dengan sedikit air hingga bisa dibentuk.

  • Kemudian, diisi dengan pasta kacang hijau, dibulatkan, dan dilumuri air agar biji wijen menempel pada permukaannya.

  • Onde-onde kemudian digoreng dalam minyak panas hingga berwarna keemasan.


14. Apem

Apem adalah jenis kue serupa pancake yang terbuat dari tepung beras atau terigu. Lalu, dicampur dengan gula, kelapa parut, dan kadang-kadang santan, serta fermentasi ringan.


Fermentasi ringan di sini merujuk pada proses fermentasi yang menggunakan ragi atau bahan fermentasi lainnya untuk menghasilkan gas dalam adonan kue.


Hasilnya, adonan menjadi lebih berongga dan empuk ketika dipanggang, sehingga memberikan tekstur yang lebih menarik dan aroma yang khas.


Kue apem sudah menjadi bagian dari berbagai tradisi di Indonesia dan sering dikaitkan dengan perayaan serta sebagai sajian dalam acara keagamaan.


Kue ini lembut, sedikit kenyal, dan memiliki rasa manis alami. Apem bisa disajikan polos atau dengan topping seperti serutan kelapa atau gula merah leleh.


15. Otak-otak

Otak-otak sering dijadikan sebagai camilan atau makanan sampingan dalam acara makan bersama. Banyak juga yang menjualnya di area sekolah dan kampus.


Otak-otak terbuat dari daging ikan yang dicincang halus, dicampur dengan tepung sagu atau tapioka, dan bumbu-bumbu seperti bawang putih, ketumbar, dan merica.


Campuran ini kemudian dibungkus dalam daun pisang dan dibakar atau dikukus.


Di beberapa tempat, otak-otak disajikan dengan saus kacang atau saus cuka yang pedas untuk menambah rasa lezatnya.


16. Es Lilin

Es lilin adalah camilan beku tradisional Indonesia yang mirip dengan es krim. Terbuat dari campuran air dengan jus buah atau susu, dan gula, kemudian dibekukan dengan disisipkan tongkat kayu.


Variasi rasa es lilin sangat banyak, dari buah-buahan tropis seperti durian, mangga, dan kelapa, hingga rasa cokelat dan kopi. Anda juga bisa bereksperimen dengan rasa tapai atau kacang hijau.


Proses pembuatannya sederhana, di mana campuran bahan-bahan tersebut dimasukkan ke dalam cetakan atau plastik pipih.


Lalu, diletakkan tongkat es di area tengah, dan dibekukan. Es lilin sangat digemari di kalangan anak-anak dan orang dewasa.


17. Kue Cucur

Kue cucur terbuat dari adonan yang dibuat dari tepung beras, gula merah, dan air. Kue tradisional ini mempunyai tekstur lembut di tengah dan pinggirannya yang renyah.


Kue cucur memiliki ciri khas berupa bentuknya yang bulat dan cekung di tengah. Proses pembuatannya dimulai dengan:


  • Melarutkan gula merah dalam air panas, kemudian mencampurnya dengan tepung beras hingga adonan menjadi lembut dan kental.

  • Adonan kemudian dituangkan ke dalam minyak panas yang banyak dengan api sedang agar kue bisa mengembang dengan baik tanpa membakar bagian luarnya terlalu cepat.


18. Donat Kentang

Variasi donat ini menggunakan kentang sebagai salah satu bahan utamanya; teksturnya juga lebih lembut dan sedikit berbeda dari donat biasa. Proses pembuatan donat kentang dimulai dengan:


  • Menghaluskan kentang yang telah direbus dan dicampur dengan tepung terigu, gula, ragi, telur, dan mentega.

  • Lalu, adonan diuleni hingga kalis dan dibiarkan mengembang. Maksudnya, adonan telah tercampur dengan baik dan memiliki tekstur yang elastis.

  • Setelah itu, adonan dibentuk bulat dan dibiarkan mengembang lagi sebelum akhirnya digoreng hingga keemasan.


Donat kentang biasanya ditaburi gula halus putih atau diisi dengan berbagai jenis selai dan cokelat.


19. Getuk Lindri

Getuk lindri adalah makanan tradisional Jawa yang terbuat dari singkong. Singkong dikukus hingga empuk, kemudian dihaluskan dan dicampur dengan gula serta parutan kelapa.


Selanjutnya, campuran ini dibentuk menggunakan alat khusus untuk menciptakan tekstur yang mirip dengan mie atau lindri, dari situlah nama "Getuk Lindri" berasal.


Getuk lindri sering ditaburi kelapa parut di atasnya yang sudah dicampur dengan sedikit garam, untuk menambahkan rasa gurih yang menyeimbangkan manisnya getuk.


20. Bakpia

Kue khas oleh-oleh Yogyakarta ini berbentuk bulat pipih dan memiliki isi yang manis. Isi tradisional bakpia adalah kacang hijau yang dihaluskan dengan gula, tetapi kini banyak variasi lain seperti cokelat, keju, dan durian.


Bakpia dibuat dari campuran tepung terigu, air, dan minyak yang diolah menjadi kulit kue. Isiannya dibuat dari kacang hijau yang sudah direbus dan dihaluskan menjadi pasta.


Pasta kacang hijau ini kemudian dicampur dengan gula dan kadang vanili untuk menambah keharuman. Terakhir, bakpia dibungkus dengan kulit kue dan dipanggang hingga matang.


Contoh Strategi Pemasaran untuk Usaha Jajanan Pasar

Berikut beberapa contoh strategi pemasaran yang dapat Anda coba tanpa modal besar:


1. Kerja Sama dengan Komunitas Lokal

Jalin kerja sama dengan toko dan kios di sekitar area Anda untuk menjual produk. Misalnya, menitipkan jajanan Anda di warung atau toko kelontong dengan sistem bagi hasil.


Bila Anda memiliki uang lebih, coba ikuti event kuliner lokal atau pasar mingguan sesekali. Cara ini efektif untuk membangun hubungan baru dengan calon pelanggan.


2. Gunakan Strategi Mulut ke Mulut (Word of Mouth)

Berikan pelayanan yang ramah dan cepat tanggap, serta produk yang berkualitas tinggi sehingga pelanggan puas dan mau merekomendasikan usaha Anda kepada orang lain.


Anda juga bisa membuat program referensi dimana pelanggan lama yang membawa teman baru akan mendapatkan diskon atau produk gratis.


3. Pemasaran Visual di Lokasi

Pasang spanduk atau poster di lokasi strategis yang ramai dilewati pejalan kaki atau kendaraan.


Buat tampilan foto produk Anda menarik dan higienis. Presentasi yang baik bisa langsung menarik perhatian calon pembeli.


4. Pemasaran Sederhana Melalui Media Sosial

Anda tidak perlu terlalu paham dengan pemasaran digital untuk membagikan konten di media sosial.


Contohnya, posting saja foto atau video pembuatan dan update tentang produk baru yang tengah dibuat.


Gunakan platform yang relevan dengan pelanggan Anda, seperti Facebook untuk target pasar dengan usia di atas 40 tahun atau TikTok untuk target pasar generasi muda.


Pilihan lainnya adalah menggunakan WhatsApp bisnis atau membuat grup yang berisi pelanggan Anda. Bagikan informasi promosi atau update tentang produk terbaru.


5. Berikan Sampel Gratis

Pada saat membuka atau berpartisipasi dalam acara kuliner, berikan sampel gratis untuk beberapa pelanggan pertama atau tawarkan tasting kecil di stan Anda.


Ini membantu menarik pelanggan dan memberi mereka kesempatan mencoba sebelum membeli.


6. Penawaran dan Promosi Spesial

Tawarkan diskon pada hari-hari tertentu, seperti akhir pekan atau saat event khusus, untuk menarik lebih banyak penjualan.


Contohnya, pelanggan yang membeli di atas jumlah tertentu akan mendapat diskon 10%.


Anda juga bisa menawarkan promo untuk acara tertentu, seperti arisan, hajatan, kajian, seminar, acara keluarga, dan sebagainya.


Kesimpulan

Memulai usaha jajanan pasar dengan modal kecil dan harga yang terjangkau merupakan kesempatan bagus untuk para pengusaha pemula di Indonesia.


Dengan berbagai pilihan jajanan, ada banyak cara untuk menarik pelanggan dari berbagai kalangan.


Selain rasa jajanan yang enak dan harga yang murah, keberhasilan dalam bisnis juga ditentukan oleh cara Anda memasarkan produk dan mengatur keuangan dengan bijak.


Oleh sebab itu, tekankan kualitas, konsistensi rasa, dan pelayanan yang baik, serta manfaatkan platform online untuk promosi.


Contohnya nutapos yang dirancang khusus untuk bisnis kuliner di Indonesia. Klik di sini untuk mempelajari fitur aplikasi lebih lanjut.


Aplikasi kasir nutapos untuk meningkatkan efisiensi operasional kasir Anda
Aplikasi kasir nutapos, tingkatkan efisiensi operasional kasir Anda

Yorumlar


bottom of page