5 Cara Menjadi Pemimpin yang Baik dan Disukai Tim

Diperbarui: 27 Mei 2019


Cara Menjadi Pemimpin yang Baik dan Disukai Tim

Ada banyak cara menjadi pemimpin yang baik. Di manapun berada, saat seseorang dipercaya sebagai pemimpin, orang tersebut harus bertanggung jawab atas tim yang dipimpin. Inilah salah satu beban yang dirasakan oleh para pemimpin. Jika bersikap terlalu mengatur, pemimpin mungkin tidak akan disukai bawahannya. Jika bersikap terlalu luwes, target yang harus dicapai tim bisa saja tidak tercapai. Lalu, bagaimana cara agar bisa menjadi pemimpin yang baik?

Jiwa kepemimpinan tidak lahir dengan sendirinya. Kemampuan Anda dalam memimpin diperoleh dari hasil interaksi dengan lingkungan. Itu berarti jika leadership tidak diturunkan, tetapi dikembangkan. Siapa pun bisa menjadi pemimpin yang baik asal tahu caranya. Simak 5 cara menjadi leader yang baik dan tegas!


1. Pemimpin Adalah Pemimpin, Bukan Bos,

Cara menjadi pemimpin yang baik dan disegani bukan berarti harus bertindak layaknya bos yang berkuasa. Ada hal yang membedakan antara pemimpin dan bos. Saat memberikan perintah, seorang pemimpin tidak hanya memberi instruksi saja. Pemimpin juga mempunyai kerendahan hati untuk berdiskusi, terbuka dengan ide-ide baru, juga mau menerima kritik dan saran untuk kepentingan bersama. Pemimpin seperti inilah yang sangat disukai bawahan. Berbeda dengan bos. Kata ini seringkali mempunyai konotasi yang negatif. Bis identik dengan atasan yang hanya memberi perintah. Bos seolah-olah tahu segalanya sehingga tertutup dengan usul dari rekan atau bawahan. Saat memberikan perintah pun, bos hanya mau tahu hasilnya dan tidak peduli proses yang dilakukan karyawan. Itu sekilas perbedaan antara pemimpin dan bos. Jika Anda ingin menjadi pemimpin yang baik, bersikaplah seperti layaknya pemimpin, bukan seperti bos.


2. Pemimpin Harus Bisa Menjadi Teladan

Bagaimanapun, pemimpin bisa diibaratkan sebagai “cermin” bagi bawahan. Tindakan Anda akan menentukan sikap mereka kepada Anda. Oleh karena itu, sebagai pemimpin cobalah untuk menjadi teladan bagi bawahan Anda. Bersikaplah yang baik dalam bekerja supaya bisa dicontoh oleh bawahan Anda. Misalnya, jika Anda ingin bawahan Anda memiliki disiplin waktu, Anda pun harus mencontohkannya terlebih dahulu. Poin pentingnya adalah mulailah segala sesuatu dari diri Anda. Pimpin diri sendiri terlebih dahulu sebelum memimpin orang. Jika Anda sudah bisa konsisten terhadap diri Anda sendiri, Anda sudah bisa jadi pemimpin yang ideal.


3. Pemimpin Harus Bisa Mengelola Emosi

Cara menjadi pemimpin yang baik dalam organisasi adalah mampu mengelola emosi dengan baik. Tidak semua hal berjalan sesuai apa yang direncanakan. Pemimpin harus pandai-pandai mengelola emosi. Saat sesuatu tak berjalan sesuai rencana, ingatkan karyawan dengan cara yang bijak, bukan dengan memarahi. Bersikap emosional hanya akan melukai perasaan orang lain. Anda mungkin juga akan menyesal setelahnya.


4. Pemimpin Tidak Segan Mengakui Kesalahan

Tidak hanya bawahan yang bisa berbuat salah. Seorang pemimpin pun demikian. Jika Anda ingin menjadi pemimpin yang bijak, jangan bertindak selalu benar. Anda juga perlu mengakui kesalahan sehingga bisa menjadi bahan belajar bersama. Salah bukan berarti lemah. Salah adalah proses sebelum menjadi benar.


5. Pemimpin Punya Semangat Terus Belajar

Pemimpin bukan orang yang sempurna. Cara menjadi pemimpin yang baik adalah dengan terus belajar. Keterampilan Anda dalam menjadi pemimpin pun harus diasah secara konsisten. Yang paling penting, Anda harus bisa bersikap yang benar untuk segala situasi.


Demikian adalah penjelasan untuk cara menjadi pemimpin yang baik. Jangan merendahkan diri Anda. Siapa pun bisa menjadi pemimpin yang baik, termasuk Anda. Mari terus belajar.

8 tampilan

PERUSAHAAN

KERJA SAMA

KANTOR

Pusat :

JOGJA DIGITAL VALLEY

Jl. Kartini no 7 Sagan Yogyakarta

Cabang :

Ruko Green Mansion Blok O no 10

Ngingas, Waru, Sidoarjo

@NutaPOS